DARK MODE 

Saturday, 16 May 2026 by

Jangan-jangan orang yang kita salahkan hari ini adalah cerminan KITA..

Pada masa kampanye, rakyat berbondong-bondong menghadiri panggung-panggung politik. Mereka bersorak, mengangkat bendera, dan menaruh harapan besar pada sosok yang dianggap mampu membawa perubahan. Nama calon dielu-elukan seperti jawaban atas berbagai persoalan, harga kebutuhan pokok, lapangan kerja, pendidikan, hingga keadilan.

Namun beberapa bulan setelah pemilihan usai, suasana berubah. Jalan yang rusak belum diperbaiki, janji-janji terdengar semakin samar, dan kekecewaan mulai mengambil tempat.

Orang-orang yang dahulu bertepuk tangan kini mengeluh di warung kopi dan media sosial. Bertrand Russell pernah menyindir, “Demokrasi adalah proses di mana orang-orang memilih seseorang yang kelak akan mereka salahkan.”

Demokrasi sesungguhnya bukan sekadar hak untuk memilih, tetapi juga kesediaan untuk bertanggung jawab atas pilihan sendiri.

Pemimpin memang harus dikritik ketika menyimpang, tetapi masyarakat pun perlu bertanya..apakah kita memilih berdasarkan gagasan, rekam jejak, dan integritas, atau sekadar karena popularitas dan emosi sesaat?

Renungan: Jangan-jangan orang yang kita salahkan hari ini adalah cermin dari keputusan yang dahulu.. 

No comments:

Post a Comment